Bas bas penduduk Syria yang hendak melarikan diri dari Aleppo dibakar tentera Assad !!

Rasanya tak bisa berkata apa-apa melihat bus-bus yang mengangkut pengungsi Aleppo ini dibakar.


Pastilah para pengungsi itu tak pernah membayangkan bahwa bus mereka akan dihadang oleh milisi Syiah di tengah perjalanan evakuasi menuju Turki.


Mereka yang sudah berusaha mematuhi seruan internasional untuk evakuasi menuju Turki ternyata dikhianati di tengah jalan, dihabisi tiada ampun tanpa perlawanan. Mereka tak pernah menyangka akan begini kejadiannya.



Bus pembawa pengungsi yang dibakar



Mereka tak bersenjata karena memang mereka hanyalah warga sipil biasa. Mereka bukan “sekawanan pemberontak” seperti yang didengungkan media-media.



Sangat mengerikan!


Ingatan saya langsung melayang kepada kejadian pengeboman camp pengungsi Palestina di Shabra dan Shatillah tahun 1985. Waktu itu kamp pengungsi dibakar oleh Benyamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel sekarang. Kobaran api melalalap semuanya tanpa kecuali. Sebanyak 4000 nyawa pengungsi Palestina hangus terbakar. Dan dunia pun hanya diam. Netanyahu tak pernah diadili sebagai penjahat perang internasional.


Kekejaman milisi Syiah Bashar Assad yang membakar bus-bus pengungsi Aleppo ini disokong oleh militer Iran, Rusia dan China. Para negara pemegang hak veto di PBB ini dengan angkuh membantu pelaksanaan genosida terhadap warga Aleppo. Dan dunia pun hanya diam.


Ngeri. Sangat mengerikan. Huru-hara akhir zaman baru saja dimulai, tapi suasana sudah semengerikan seperti ini. Lalu bagaimana ketika Al-Malhamah Kubro benar-benar meletus? Pastilah suasananya tak bisa digambarkan dengan kata-kata.


Membaca rentetan peristiwa yang akan terjadi di akhir zaman kelak benar-benar membuat merinding. Ketika Dajjal, kemudian Yajuj wa Majuj membuat kerusakan sangat parah yang belum pernah terjadi di muka bumi, mengajak kita merenung lebih dalam. Bahwa batas-batas antara keimanan dan kekafiran sudah terpampang nyata.


Sudah saatnya kita mengkaji lebih dalam tentang nubuwwat kenabian, agar kita tak kehilangan arah di zaman yabg penuh fitnah ini. Agar kita tak terombang-ambing oleh berita media yang penuh tipu daya. Sungguh nubuwwat kenabian itu benar-benar mulai terjadi.


Laa haula wala quwwata illa billah.


WIIIIII

iklan bawah